Thursday, December 10, 2015

Mengasah Keterampilan Entrepreneur

Mengasah Keterampilan Entrepreneur

Seorang entrepreneur harus betul-betul memiliki jiwa entrepreneur bukannya keterampilan entrepreneur. Jiwa entrepreneur harus benar-benar ada ketika seseorang membuka usaha baru, karena jiwa entrepreneur adalah modal dasar dalam membangun bisnis dengan menggunakan kecerdasan emosi bukan semata-mata menggunakan otak kiri yang bersifat objektif atau lebih menekankan kecerdasan intelektual serta cara berfikir analitik. Kecerdasan emosional yang dimaksud adalah jiwa dan semangat keberanian berbisnis serta keberanian untuk mengembangkan keterampilan atau skill bisnisnya ketika bisnis sudah berjalan.
Seorang entrepreneur ketika berbisnis ibarat belajar, ia akan mengembangkan bisnisnya diikuti dengan mengembangkan pelajaran bisnis, artinya setiap saat seorang entrepreneur selalu belajar dari mulai belajar mencari peluang bisnis, belajar memproduksi, belajar membuka usaha, belajar mengatasi masalah yang timbul dan lain sebagainya, ia tak pernah berhenti untuk belajar dan meningkatkan keterampilannya.
Keterampilan bisnis biasanya akan berkembang seiring permintaan pasar, pada permulaan usaha, yang diperlukan pengusaha adalah keterampilan dasar atau keterampilan standar asalkan bisa dijadikan bisnis yang dibutuhkan oleh orang-orang atau oleh masyarakat. Seseorang yang membuka bisnis restoran tidak harus memiliki keterampilan memasak yang sudah memasuki taraf ahli, atau seorang yang membuka restoran tidak harus menjadi koki masakan terlebih dahulu, seseorang yang membuka bimbingan belajar tidak harus seorang akademisi, siapa pun bisa asal punya keberanian.
Begitu juga bisnis lainnya, seperti pemilik toko komputer tidak mesti ahli merakit atau ahli service komputer, asal memiliki ketrampilan standar seseorang bisa jualan komputer, asal ia tahu jenis sparepart komputer dengan ukuran dan harganya ia sudah bisa jualan komputer, ketrampilan merakit komputer bisa ia pelajari sambil menjalankan bisnis.
Pemilik website yang sudah terkenal belum tentu ahli dalam membuat website, setiap orang yang memiliki ketrampilan mengoperasikan komputer yang terpasang dengan internet dan bisa mengoperasikan website seperti memasukkan konten website berupa artikel atau iklan produk dan lainnya sudah bisa berbisnis dengan menggunakan website asal ia punya keberanian. Ia dapat meningkatkan keterampilan lainnya terkait pengembangan website sambil jalan.
Sifat berani berwirausaha lebih menekankan kecerdasan emosional daripada kemampuan intelektual semata. Kemampuan intelektual berupa teori-teori bisnis dan manajemen sangat dibutuhkan namun tidak terlalu detil cukup mengetahui hal yang umum saja. Namun bila pengusaha memang seorang ahli dalam bidangnya tentu sangat baik dan akan sangat menunjang usaha yang dijalankan secara lebih profesional.
Keterampilan dalam usaha bisa diasah secara bertahap dengan memanfaatkan waktu yang ada, baik melalui informasi, membaca, atau belajar kepada ahli sambil diterapkan sedikit demi sedikit dalam upaya meningkatkan kualitas usaha. Bila pengusaha tidak cukup memiliki waktu untuk belajar meningkatkan keterampilannya secara khusus, pengusaha bisa mengangkat ahli pada suatu bidang sebagai karyawannya atau mengangkat seorang ahli sebagai mitra kerja atau semacam konsultan bisnis.

Related Posts

Mengasah Keterampilan Entrepreneur
4/ 5
Oleh